
Penulis: Suharti, Ayatullah Hadi, Mujiburrahman, Ni Wayan Supadmi, Husnul Hidayati, Mohamad Khoiril Anwar, Ittihad, Muhammad Zaki, Muhtar Tayib, Zakaria Ansori, Muh. Baihaqi.
Editor: Lailatul Munawarah, S.Pd
Pengantar: 1). Prof. Dr. H. S. Ali Jadid Al Idrus, M.Pd; 2).Prof. Dr. Edi Muhamad Jayadi, M.P (Guru Besar Universitas Islam Negeri Mataram)
Sinopsis: Buku ini merupakan sebuah penjelajahan intelektual mendalam yang membedah keterjalinan antara teks keagamaan, metodologi sains, dan perjalanan panjang peradaban manusia. Alih-alih memandang ketiganya sebagai entitas yang terpisah, karya ini menawarkan paradigma Integrasi-Interkoneksi yang melihat sains sebagai manifestasi dari nilai-nilai spiritual dan agama sebagai pemberi arah etis bagi kemajuan peradaban. Poin-Poin Utama Kajian: Dekonstruksi Epistemologi: Menganalisis secara kritis akar sejarah pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum (dikotomi ilmu) yang berdampak pada stagnasi peradaban Islam di era modern. Sains sebagai Ilmu Suci (Sacred Science): Terinspirasi oleh pemikiran tokoh seperti Seyyed Hossein Nasr, buku ini mengajak pembaca menelaah kembali sains Islam bukan sekadar sebagai bab dalam sejarah sains Barat, melainkan sebagai sistem pengetahuan yang berakar pada hikmah dan metafisika. Respons Terhadap Era Post-Normal: Memberikan panduan filosofis bagi mahasiswa doktoral untuk menjawab tantangan bioetika, teknologi kecerdasan buatan (AI), dan krisis ekologi global melalui lensa etika Islam. Rekonstruksi Peradaban: Memaparkan bagaimana integrasi ilmu dapat menjadi motor penggerak bagi lahirnya peradaban baru yang seimbang antara kemajuan materiil dan keluhuran spiritual. Buku ini disusun secara khusus untuk para peneliti dan kandidat doktor agar mampu melahirkan novelty (kebaruan) dalam riset mereka, dengan menekankan pada pendekatan multidisiplin dan transdisiplin dalam Studi Islam kontemporer.

Biodata Penulis:
Suharti, lahir di Utan, Sumbawa pada tanggal 6 Juni 1976. Saat ini, menjabat sebagai dosen tetap pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Pendidikan formal ditempuh di STAIN Mataram (1994-1998) dengan fokus pada program studi Muamalah Jinayah. Kemudian, melanjutkan ke jenjang pascasarjana di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (1999-2002) pada program studi Hukum Islam, konsentrasi Muamalah. Selama berkarier sebagai dosen di UIN Mataram, penulis secara aktif terlibat dalam pengembangan potensi akademik melalui berbagai pelatihan profesional. Sebagai bagian dari tanggung jawab akademik, penulis juga konsisten melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini telah dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui dukungan kelembagaan maupun biaya mandiri, khususnya dalam kurun waktu 2016 hingga 2025. Berikut adalah beberapa hasil penelitian, pengabdian, dan karya ilmiah yang telah diterbitkan: pertama, karya Monograf/Buku: Hadis-Hadis Fiqh Muamalah (Mataram: UIN Press, 2024); Fiqh Muamalah: Dinamika Hukum Klasik dan Inovasi Kontemporer (Mataram: Sanabil, 2025). Kedua, Artikel Jurnal dan Hasil Penelitian: “Multilevel Martketing: Perspektif Etika Bisnis Islam” (Jurnal Iqtishaduna, 2016); Optimalisasi Peran Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB Membina Nazhir dalam Memberdayakan Harta Wakaf di Pulau Lombok (Penelitian, 2018); “The Concept of Fiqh al-Bi’ah in the Qur’an: a Study of the Qur’anic Verses on Environment in the Ulama’s Views of Lombok” (Jurnal Ulumuna, 2023); “Between Adat Law and National Law: The Resistance of Sasak Women to Their Inheritance Right in Lombok Indonesia” (Jurnal Lex Localis, 2023). Ketiga, Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat: Sosialisasi Investasi Saham Untuk Pemula (Pengabdian, 2020; Penguatan Kesadaran Ekologis Masyarakat: Integrasi Nilai-Nilai Ekoteologi Qur’ani dan Aturan Adat di Kawasan Hutan Lindung di Kabupaten Lombok Utara (Pengabdian, 2025)

Ayatullah Hadi, lahir di Mamben Lauk, Lombok Timur, pada tanggal 16 Mei 1979. Saat ini menjadi dosen tetap pada Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT). Menamatkan studi Strata S1 pada Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UMMAT pada tahun 2003. Melanjutkan Studi S2 pada Pascasarjana Magester Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada tahun 2017 dengan konsentrasi Politik Pemerintahan dengan judul tesis “Pola Hubungan Politik Civil Society dan Pemerintah Daerah; Studi Gerakan NGO dalam Mendorong Keterbukaan Informasi Publik di Kota Mataram”. Selain sebagai dosen, menjadi pejabat struktural sebagai Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan tahun 2018-2022, serta Wakil Dekan 2 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FISIP UMMAT tahun 2025-sekarang. Terlibat aktif dalam pengembangan kajian politik, desentralisai, pemilu dan anti korupsi dengan menjadi salah satu founder Institute Governance Reform, Politics dan Anti Corruption (INTEGRA) FISIP UMMAT. Sebagai dosen, penulis secara aktif menulis artikel ilmiah pada jurnal bereputasi nasional dan menulis opini seputar isu-isu politik, pemilihan umum, desentralisai dan otonomi daerah di berbagai media lokal cetak dan online. Sebagai bentuk pelibatan dalam mendorong keterlibatan intelektual di ranah publik, penulis menjadi salah satu tim panelis dalam debat calon bupati/wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Lombok Utara tahun 2020 dan tim perumus debat calon bupati/wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Lombok Barat tahun 2024.

Mujiburrahman, Sekarbela, 11 Juli 1969 Alamat: Lingkungan Mas Mutiara Karang Pule Kecamatan Sekarbela Mataram. Riwayat Pendidikan: SDN 2 Karang Pule: 1982, MTsN Mataram: 1986, MAN Mataram: 1989, D2 IAIN Mataram jurusan PAI: 1992, USM (Universiti Sains Malaysia) Program Non Degree: 2000, S1 Universitas Nahdlatul Wathan Mataram 2021, S2 UIN Mataram, PBA: 2024. Diantara karya tulis: 1). Terjemah kitab Kifayatul Awam fi Ilmil Kalam Syeikh al-Fudhali, diterbitkan Mutiara Ilmu Surabaya; 2). Permata Ilmu Tauhid, Terjemah kitab Jauharah at-Tauhid Imam al-Laqqani, Mutiara Ilmu Surabaya; 3). Terjemah kitab Syarah al-Waraqat fi Ushul al-Fiqh Syeikh al-Mahalli, Mutiara Ilmu Surabaya; 4). Argumentasi Ulama Syafi’iyyah terhadap beberapa tuduhan bid’ah, Mutiara Ilmu Surabaya; 5). Dibawah Naungan Surga, khalista Surabaya; 6). Golongan Selamat Itu Adalah Ummat Islam Seluruhnya. Terjemah kitab Syeikh Adil Azizah Kayyali. Mutiara Ilmu Surabaya; 7). Mencoba Berenang Dalam.Kolam Ilmu Balagah. 8). Terjemah kitab ar-Rahabiyyah dalam ilmu waris; 9). Terjemah kitab Qhatrun Nada dalam Ilmu Nahwu; 10). Terjemah kitab Zhillun Zha’il dalam ilmu Tasawwuf. Jabatan karir: (1). PNS di Departemen Agama Lombok Barat sebagai Guru MIN Sesela dari tahun 1999 sampai 2003. Jabatan di Legislatif: (1). Anggota DPRD Mataram 4 periode dari tahun 2004-2020. Jabatan di Executif: (1). Wakil Walikota Mataram dua periode dari tahun 2020 sampai sekarang. Jabatan lain: (1). Ketua Umum LPTQ Mataram dari tahun 2021 sampai sekarang; (2). Ketua Umum IKAPAS (Ikatan Alumni Pasca Sarjana) UIN Mataram Tahun 2025-Sekarang (3). Pimpinan Umum Ponpes DALFIZH (Darul Lugah Wat-Tahfizh) Mataram.

Ni Wayan Supadmi, Lahir di Sukawati Gianyar, 15 Oktober 1977 Alamat Gegelang Majapahit Lingsar Lombok Barat Pendidikan Formal mulai SDN 1 Sukawati Tahun 1989, SMPN 2 Sukawati Tahun 1992, Sekolah Pengatur Rawat Gigi, SPRG Depkes Denpasar Tahun 1995, S1 Pendidikan Profesi Bidan STIKES Hamzar Tahun 2021, Universitas Islam Negeri Mataram Tahun 2025 mengambil konsentrasi S2 Komunikasi dan Penyiaran Islam. Pengalaman Berkesenian: Aktif dalam aktifitas seni sebagai penari (Kontemporer dan tradisi) Fashion show, pembina wajah Syar’i Indonesia, tercatat sebagai pengurus Dewan Kesenian Lombok Barat dan Pengurus di Komunikasi Lukis Cat Indonesia (Kolcai). Sebagai anggota di IWS (International Watercolor Society). Memenangkan WSI (Wajah Syar’i Indonesia). Founder Yanami Juan Home dan Galery, Pameran yang pernah diikuti: 1) LCC (2016), 2) Epicentrum Mall (2016), 3) Santika Hotel Lombok (2016), 4) Santika Hotel Depok (2016), 5) Taman Budaya NTB (2016), 6) Pameran Nasional di Griya Santrian Sanur Bali (2016), 7) Universitas Taruna Negara Jakarta (2016), 8) Pameran Jeglek Tangi Melek di Mojokerto (2017), 9) Pameran Tunggal di Santika Hotel Lombok (2017), 10) Pameran di Kodam IX Udayana (2017), 11) Pameran di Tembi Yogyakarta (2018), 12) Pameran Kunjungan Ibu Panglima TNI di Benoa Bali (2018), 13) Pameran Asian Games di Surabaya (2018), 14) Pameran Nasional di Solo (2018), 15) Paameran di Museum Affandi Yogyakarta (2018), 16) Pameran Tunggal ke II di Hotel Santika Mataram (2018), 17) Pameran Balai Budaya Jakarta (2019), 18) Pameran di Bandara Internasional Lombok BIL (2019), 19) Pameran di RSUD Kota Mataram (2019), 20) Pameran Taman Budaya Jawa Tengah (2019), 21) Pameran the spirit The Mulia Resort & Villas, Nusa Dua Bali (2019), 22) Kemilau Reog Ponorogo (2019), 23) Terkadang kita lupa (Jogja 2019), 24) Covid Affects (2020), 25) Budaya Lombok Bandara International Lombok ( 2020), 26) Wira Kriya Milenial (2020), 27) Gerai angkasa fair (2020), 28) Happy holiday from the summit (2020), 29) Korem Wira Bhakti (2020), 30) Pasar seni lukis (Surabaya 2021), 31) Bertumbuh (Jogja (2021), 32) Pahlawanku (BIL 2021), 33) Welcome To Senggigi (2012), 34) Mandalika The Royal Box (2022), 35) Deru Grand Prix Mandalika (2022), 36) New Day Come (Jakarta 2023), 37) Kata Kreatif (2024), 38) Aku Indonesia (Bandung 2025).

Husnul Hidayati, Lahir di Rensing, Sakra Barat, Lombok Timur 1 Agustus 1976. Penulis merupakan dosen tetap pada Fakultas Syariah program studi Hukum Ekonomi Islam Universitas Islam Negeri Mataram. Pendidikan formal Pascasarjana ditempuh di IAIN Sunan Kalijaga tahun 2004 dengan program studi Hukum Islam/ Muammalah. Penulis telah menjadi dosen PNS sejak 2006 hingga sekarang di UIN Mataram. Selama menjadi dosen di UIN Mataram, penulis telah banyak mengikuti pelatihan professional untuk menunjang potensi akademik serta pengembangan pengetahuan. Selain itu sebagai bagian dari tanggungjawab akademik, penulis juga telah banyak melakukan penelitian, baik dalam bentuk riset maupun dalam bentuk pengabdian. Dalam kurun waktu 2021-2023 penulis telah melakukan kegiatan pengabdian dan penelitian yang didukung oleh lembaga dan instansi terkait serta biaya mandiri. Penulis juga mengambil bagian sebagai ketua peneliti pada penelitian yang dilakukan. Beberapa karya tulis yang diterbitkan berupa artikel jurnal, maupun buku, telah terindeks baik nasional maupun internasional. Salah satu buku yang telah di tulis dan diterbitkan pada tahun 2024 adalah Hadis-Hadis Fiqh Muamalah UIN Press, Mataram, 2024.

Mohamad Khoiril Anwar, lahir di Semambung Kidul Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo Provinsi Jawa Timur, 09 April 1990. Menamatkan Madrasah Ibtidaiyah/MI Miftahul Jinan Semambung, 2002. Setalah tamat MI melanjutkan ke pondok pesantren sebagai santri sekaligus menempuh pendidikan formal, Madrasah Tsanawiyah/MTs pondok pesantren Mamba’ul Ma’rif Denanyar Jombang 2002-2005. Madrasah Aliyah Negeri/MAN pondok pesantren Mamba’ul Ma’rif Denanyar Jombang, 2006-2009. Melanjutkan kuliah Strata Satu (S1) UIN Sunan Ampel Surabaya 2010-2014 dan mendapatkan beasiswa dari Djarum Foundation. Setelah tamat S1, melanjutkan ke jenjang Magister (S2) Agama dan Filsafat Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2014-2018. Tahun 2019 diterima sebagai dosen Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram. Pengalaman organisasi yang telah diikut diantaranya adalah 1) Anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), 2) Anggota Himpunan Mahasiswa Jurusan, 3) Anggota dan pengurus pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate/PSHT, 4) Anggota GP Ansor NU Desa Semambung Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo.

Ittihad, lahir di Kalijaga Lombok Timur, 31 Desember 1977 Alamat Petakawan Kalijaga Aikmel Kab Lombok Timur. Menamatkan MI Tahun 1990. SMP NW Kalijaga Tahun 1993. MA Darusshalihin NW Kalijaga Tahun 1996. Melanjutkan Kuliah S1 IKIP Singaraja lulus Tahun 2001, mendapatkan “Beasiswa Supersemar” dan PPA (Peningkatan Prestasi Akademik. Melanjutkan Studi S2 Manajemen Pendidikan di Undiksha Tahun 2008. Pengalaman organisasi: (1) Ketua HMJ-IPS (Himpunan Mahasiswa Jurusan) STKIP Negeri Singaraja Periode 1999-2000; (5) Bendahara BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) STKIP Negeri Singaraja Periode 2000-2001; Setamat dari IKIP Negeri Singaraja, sempat Training Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke (Seoul) Korea Selatan 2003-2006. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Singaraja sebagai Ketua Bidang Pembinaan Aparat Organisasi Periode 2008-2009. Dosen STIT Palapa Nusantara, Ketua Jurusan PGMI Tahun 2019-2023, menjabat Ketua Yayasan Darul Ittihadul Munawarah 2019 sampai sekarang. Karya Tulis Buku: 1). Manajemen pendidikan ISBN 978-623-94226-2-2 Tahun 2020; 2). Manajemen pesantren ISBN 978-623-94226-6-0 Tahun 2021; 3). Profesi keguruan SD ISBN 978-623-94226-9-1 Tahun 2022; 4). Profesi keguruan ISBN 978-623-94226-8-4 Tahun 2022; 5). Manajemen pendidikan pondok pesantren. Aswaja ISBN: 978-623-93396-9-2 Tahun 2020. Karya Tulis Jurnal/Artikel: (1). Manajemen Diklat Berjenjang Tingkat Dasar Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Paud (Kegiatan Swadaya Bekerjasama Dengan SKB dan Himpaudi Kecamatan Aikmel) Al-Munawwarah: Jurnal Pendidikan Islam 10 (2), 52-68 (2), 104-119; (2). Partisipasi Masyarakat Desa Dalam Pendidikan Pesantren Sebagai Upaya Pengembangan Manajemen Budaya Islami, Manazhim 1 (1), 81-109, 2019; (3). Supervisi Akademik Kepala Sekolah terhadap Manajemen Pembelajaran PAUD. Palapa 7 (1), 99-107(4). Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia di Pondok Pesantren, As-Sabiqun 1 (1), 1-9; (5). Peran Masyarakat Pendatang dalam Memajukan Desa Belanting Kecamatan Sambelia. Palapa 3 (1), 108-128; (6). Manajemen Gugus Paud dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru PAUD di Gugus 1 PAUD Desa Kalijaga Kabupaten Lombok Timur; Al-Munawwarah: Jurnal Pendidikan Islam 10 (2), 52-68; (7). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Kartu Positif Negatif pada Mata Pelajaran Matematika Pokok Bahasan Penjumlahan Bilangan Bulat Kelas IV di SDN 04 Mamben Lauk. Fondatia 1 (1), 1-16. (8). Kebijakan Sertifikasi Guru dan Kendalanya dalam Meningkatkan Profesionalisme di MA Syaikh Zainuddin NW Anjani Lombok Timur, Palapa 11 (1), 1-10; (9). Peranan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) pada Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan melalui Program Pasar Desa Kalijaga; (10). Kesiapan Lulusan Sekolah Kejuruan sebagai Tenaga Kerja yang Berkarakter Profesional dan Mandiri, Fondatia 3 (2), 89-102 (11). Partisipasi Masyarakat Dalam Pendidikan Pesantren Sebagai Upaya Pengembangan Manajemen Budaya Islami (Studi Kasus MA Darusshalihin NW Kalijaga Kec. Aikmel Kab. Lombok Timur NTB), Al-Furqan 7 (2), 1-19; (12) Pondok Pesantren: Lulusan Santri Beriman dan Profesional Berbasis Manajemen Sumber Daya Manusia, Al-Furqan 7 (1), 33-42; (13). Pendidikan dalam Bingkai Kelembagaan, Fondatia 1 (2), 150-16; 5 (14). Asssesmen Program pelaksanaan Otonomi Pendidikan Karakter di MAPK (Madrasah Aliyah Program Khusus) Syaikh Zainuddin NW Anjani, Palapa 1 (2), 29-50; (15). Manajemen Pendidikan di Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani Lombok Timur NTB

Muhammad Zaki, lahir di Otak Kebon pada 02 Februari 1992, merupakan seorang pendidik serta pengelola lembaga pendidikan yang berdomisili di Otak Kebon, Desa Beririjarak, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, NTB. Ia menempuh pendidikan formal mulai dari SDN 04 Beririjarak, MTsN 03 Lombok Timur, dan MA NW Mertak Nao, sebelum melanjutkan pendidikan tinggi Strata Satu di STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang dan kemudian meraih gelar Magister pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Pascasarjana UIN Mataram. Latar belakang akademiknya tersebut menjadi fondasi penting dalam pengembangan kompetensi, wawasan keilmuan, serta penguasaan metodologi penelitian dalam studi Al-Qur’an dan keislaman kontemporer. Karier profesionalnya dibangun melalui pengabdian sebagai Kepala Sekolah SMP IT NW Otak Kebon dari tahun 2016 hingga 2022, sebuah periode di mana ia aktif memimpin, mengembangkan program pendidikan, dan menciptakan kultur sekolah yang progresif. Setelah itu, sejak tahun 2023 hingga sekarang, ia dipercaya menjadi Kepala Sekolah SMA Plus Aswaja NW Beririjarak, tempat ia terus memperkuat manajemen pendidikan, mengoptimalkan mutu pembelajaran, serta berkomitmen menghadirkan inovasi dalam pengembangan sekolah. Dengan dedikasi yang kuat terhadap dunia pendidikan serta komitmen pada penguatan literasi dan keilmuan Islam, ia terus berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia akademik. Ia dapat dihubungi melalui email zakyumy167@gmail.com atau nomor telepon 081938803575.

Muhtar Tayib, lahir di Sakra, Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur, 31 Desember 1987. Menamatkan Sekolah Dasar di SDN Montong Kubur, 2000 Setelah tamat Sekolah dasar melanjutkan ke pondok pesantren, Madrasah Tsanawiyah/MTs Pondok Pesantren Dakwah Islamiah Putra Nurul Hakim Kediri Lombok Barat 2000-2003. Madrasah Aliyah pondok pesantren Dakwah Islamiah Putra Nurul Hakim Kediri Lombok Barat, 2003-2006. Melanjutkan kuliah Strata Satu (S1) IAIN Mataram 2006-2010. Setelah tamat S1, melanjutkan ke jenjang Magister (S2) Interdisciplinary Islamic Studies dengan Konsentrasi Pekerjaan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta 2013-2015. Tahun 2016 diterima sebagai dosen Tetap Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram. Pengalaman organisasi yang telah diikuti diantaranya adalah 1) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII); 2) Sekertaris Badan Esekutif Mahasiswa, 3) Ketua Kelompok Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi di Lombok Barat NTB.

Zakaria Al Ansori, di kalangan akademisi, sahabat, dan para peziarah intelektual lebih dikenal dengan sapaan Jack lahir di Praya, sebuah kota kecil yang tampak biasa, tetapi menyimpan lanskap batin yang subur bagi lahirnya kegelisahan filosofis. Di sanalah ia pertama kali berjumpa dengan paradoks hidup: kesederhanaan yang sarat pertanyaan, tradisi yang mapan namun rapuh, serta iman yang diwariskan tetapi menuntut pengujian. Sejak dini, Jack menunjukkan watak khas seorang pencari makna: jawaban bukan untuk diterima, melainkan untuk dipersoalkan kembali. Pendidikan formalnya ditempuh di SD Gerintuk Renteng Praya, SMP Negeri 1 Praya, dan SMA Negeri 1 Praya. Namun pendidikan yang paling menentukan justru berlangsung di luar kurikulum: di antara buku-buku filsafat, diskusi panjang, dan kegelisahan eksistensial yang terus menyala. Pencarian itu membawanya ke Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, untuk mendalami filsafat. Di sana, pemikir-pemikir besar menjadi mitra dialog yang tak selalu ramah. Nietzsche mengajarinya kecurigaan terhadap moralitas mapan dan keberanian menggugat nilai. Heidegger memperkenalkannya pada Dasein manusia sebagai keberadaan yang selalu berada dalam proses menjadi. Sartre menegaskan bahwa manusia “dikutuk untuk bebas”, dan karena itu tak pernah bisa bersembunyi dari tanggung jawab eksistensialnya. Dari perjumpaan dengan eksistensialisme dan aroma pascamodern inilah Jack belajar bahwa hidup bukanlah sistem tertutup, melainkan medan pertarungan makna. Ketika gagasan liquid modernity Zygmunt Bauman memasuki horizon pikirannya, kegelisahan itu menemukan artikulasi sosialnya: dunia yang cair, relasi yang rapuh, identitas yang mengambang, dan kepastian yang terus mencair. Di titik inilah perhatian Jack mengarah pada persoalan yang lebih luas: bagaimana iman, sains, dan peradaban bernegosiasi dalam dunia yang kehilangan jangkar. Sekembalinya ke Mataram, Jack mengajar di berbagai perguruan tinggi sebelum menetap sebagai dosen di Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama UIN Mataram. Ia mengampu mata kuliah Islam, Sains, dan Peradaban, sebuah ruang akademik yang ia jadikan medan dialog kritis antara wahyu, rasionalitas ilmiah, dan tantangan kemanusiaan kontemporer. Di kelas-kelasnya, agama tidak diperlakukan sebagai dogma beku, dan sains tidak dipuja sebagai berhala baru; keduanya dibaca sebagai proyek etis yang menentukan arah peradaban. Dalam buku kompilasi tugas S3 mata kuliah Islam, Sains, dan Peradaban, Jack menyumbang tulisan berjudul “Membaca Hubungan Islam, Sains, dan Peradaban melalui Teleskop Ian Barbour”, sebuah refleksi filosofis yang menempatkan relasi iman dan ilmu dalam spektrum konflik, independensi, dialog, dan integrasi. Tulisan ini menjadi bagian dari ikhtiarnya untuk merumuskan sintesis kritis antara keimanan religius dan tanggung jawab intelektual di era modern. Saat ini, Zakaria Al Ansori tengah menyelesaikan studi doktoralnya (Ph.D.) di bidang Studi Islam. Ia terus menulis, mengajar, dan bertanya bukan demi kenyamanan intelektual, melainkan demi menjaga agar pemikiran tetap hidup, resah, dan bertanggung jawab di hadapan zaman.

Muh. Baihaqi, dilahirkan di Pao’ Lombok, Lombok Timur, NTB, 10 Agustus 1978. Pendidikan yang ditempuh setelah menamatkan MI NW Pao’ Lombok Lombok Timur (1990), MTs NW Pao’ Lombok, Lombok Timur (1993), Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK) Mataram (1996). Ma’had Darul Qur’an Wal Hadis (MDQH) NW Pancor (1998), Program S1 Jurusan Muamalah pada Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor (2002). Melanjutkan S2 pada Program Pascasarjana MSI-UII Yogyakarta pada Konsentrasi Ekonomi Islam (2005). Sejak tahun 2006 hingga sekarang aktif sebagai pengajar di Program Studi Ekonomi Syari’ah pada Fakultas



Leave a Reply