
Pengantar, Prof. Dr. KH. Subhan Abdullah Acim,Lc.,MA
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah segala puji bagi Allah atas limpahan nikmat yang tak terhitung jumlahnya. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada junjungan alam Nabi Muhammad SAW, kepada keluarga sahabat dan kita semua sebagai pengikutnya semoga kelak mendapatkan syafa’ah di yaumil qiyamah.
Berkat ‘Inayah Allah SWT, kali ini salah seorang akademisi STIT Palapa Nusantara Lombok NTB, sekaligus berstatus sebagai mahasiswa Program Doktor Studi Islam UIN Mataram, telah menyelesaikan sebuah buku yang dihajatkan untuk para khatib atau penceramah di masjid-masjid atau mushalla-mushalla, dan kita berdoa semoga kehadiran buku sederhana yang ada di tengah-tengah kita ini berguna, dimanfaatkan dan disebar-luaskan di kalangan masyarakat Islam yang memerlukan.
Buku ini berisikan kumpulan khutbah dalam beragam tema, dan salah satu tujuannya, selain mengembangkan tradisi menulis dan menyebarkan ide kebaikan, juga agar dapat dicetak dan diterbitkan, sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas, terutama sekali di kalangan umat Islam yang memerlukannya. Maka kami sangat mengapresiasi karena penulis sudah memenuhi kewajiban dengan luaran sebuah karya yang kita harapkan dapat memberi kontribusi kepada masyarakat.
Namun hal yang paling penting lagi adalah bahwa melalui buku khutbah seperti yang ada ini, STIT Palapa Nusantara Lombok NTB setidaknya telah mengambil bagian dalam menyebarkan gagasan dan ajaran Islam yangrahmatan lil-‘alamin, Islam yang wasatiyah (moderat), tasammuh (toleran) dan berkeadaban bagi masyarakat Muslim di manapun berada. Apalagi dari sisi tema, naskah-naskah yang tersusun ini memiliki keragaman dan perbedaan, sehingga menjadi alternatif yang menarik bagi masyarakat Muslim untuk dikembangkan.
Tentu sebagai hasil kerja keras dan kerja sama banyak pihak, maka saya selaku pimpinan Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, memandang perlu agar tradisi dakwah bil qolam seperti ini terus dibudayakan, sebagai bagian dari tradisi menulis, penyebaran ajaran Islam, pengembangan gagasan dan tulisan, dan pencerahan intelektual dan spiritual secara seimbang. Mari naskah-naskah yang berserakan, agar lebih bermanfaat, kita jadikan sebuah buku seperti buku khutbah yang dihadirkan kepada kita ini. Semuga karya sederhana ini tercatat sebagai amal ibadah di sisi Allah SWT, dan Allah SWT membalas dengan sebaik–baik balasan Amiiin
Mataram, 1 Februari 2026
Penulis, Syahdan, SS., M.SI | Editor: Ittihad, M.Pd

Sinopsis Buku ini adalah kumpulan naskah-naskah khutbah yang merupakan hasil koleksi penulis dari khutbah Jum’at, ‘idil fitri dan ‘iedil adha. Lahirnya buku ini berawal dari kegalauan penulis dengan banyaknya naskah-naskah, catatan-catatan penulis yang tercecer, maka penulis berinisiatif untuk mengemasnya menjadi sebuah buku seperti tersaji dalam buku yang sangat sederhana ini. Selain itu pula, kita mengetahui bahwa khotbah adalah salah satu media dakwah yang sangat penting dan lazim digunakan di masyarakat, karenanya optimalisasi khotbah menjadi saluran paling penting bagi pendidikan umat. Apalagi diupayakan yang disampaikan itu berkenaan dengan amaliyah-amaliyah keseharian atau diistilahkan fardu ‘ain yang sangat memerlukan pemahaman yang sempurna dalam melaksanakannya. Adapaun tema tema urgen yang termuat dalam buku ini adalah: Penyebab terkurasnya pahala kebaikan manusia di hari akhirat, kemudian dilanjutkan dengan tema-tema menarik: Hindari tujuh macam dosa besar, Menjaga, mengambil ibrah dari kehidupan nabi SAW sebagai model uswah hasanah, kemudia bagaimana berihtiyath dalam menggunakan berbagai nikmat yang Allah SWT limpahkan. Tak kurang juga menariknya tema tentang bulan Rajab bagaimana keutamaan dan amalan–amalan ketaatan yang dianjurkan di dalamnya dilanjutkan dengan yang berkaitan dengan bulan Sya’ban, anjuran apa yang sangat ditekanka selama bulan Sya’ban seperti malam nisfu Sya’ban lalu mengenai puasa Ramadhan serta qiyamullailnya. Selanjutnya tema mengenai moment Syawwal dan sebuah tradisi silaturrahim untuk mempererat ukhuwah seperti kegiatan halal bil halal. Pada bagian ke-8 mengenai penggolongan manusia berdasarkan shalat yang dikerjakannya dalam perspektif Imam Ibnul Qoyyim,
kemudian dilanjutkan dengan temalainnya antara lain bagaimana memanajemen hati, bagaimana sikap bertetangga dan lain sebagainya. Pada bagian-bagian selanjutnya bagaimana seharusnya dilakukan setiap momen tahun baru baik tahun baru Hijriyah maupun Masehi, mengingatkan tentang akhirat bahwa semua yang pernah diperbuat oleh manusia akan diminta petanggungan jawab sebelum mendapatkan tiket masuk syurga. Kemudian membereskan segalaurusan dengan sesama manusia sebelum meninggal dunia, dan bagaimana bersikap, menjadikan peribadi yang terbaik dan bermanfaat bagi banyak orang. Kemudian ajakan untuk istiqomah dalam beramal, menjelaskan bagaimana keistimewaan istigfar, kemudian khusyuk dalam shalat, mnghindari ucapan tak berguna, dan bagaimana menjadikan al-qur’an sebagai pedoman. Demikianlah teks-teks ajaran Islam yang perlu kita sampaikan lewat berbagaimedia, dan di antara isi yang terkandung dalam buku ini adalah tema-tema menarik dan barangkali sangat urgen untuk kita pahami sebagai bekal menjalankan ibadah, bekal beramal di dunia ini sebelum dijemput ajal, bekal untukbermuamalah dengan lingkungan alam, bagaimana menjaga alam yang telah dimandatkan kepada manusia dan sebagainya. Semoga pula dapat memberi manfaat bagi pembaca dan para khatib yang membutuhkan. Aamiin




Leave a Reply